Laman

Sabtu, 03 Mei 2014

PENGERTIAN TEAM WORK (KERJA SAMA)


PENGERTIAN TEAM WORK (KERJA SAMA)
Menurut Fuad (2007) teamworkadalah satu tubuh yang memiliki perasaan, tujuan, dan kekuatan.
MenurutJawad (2006) teamwork berasal dari bahasa asing yang terdiriatas 2 kata yaituteam dan work.Team (tim) yang berarti kelompok dan work adalah kerja.  Team adalah sekumpulan orang berakal yang terdiri atas 2, 5, hingga 20 orang dan memenuhi syarat terpenuhinya kesepahaman sehingga terbentuk sinergi antara berbagai aktivitas yang dilakukananggotanya.Dalamhalini yang menjadicatatanpentingadalahistilahteam dangroup memilikiperbedaanmaknameskipunkeduanyamemilikiarti kata yang samayaitukelompok. Menurut Levi (dalamBachroni, 2011) group memilikipemimpin yang berkuasapenuh, tanggungjawabsecara individual, tujuandiidentikkansebagaitujuankelompokdanorganisasi, sertaprodukkerjasecara individual.Berbedahalnyadenganteam, merupakanperputaranperanpemimpin, tanggungjawabsecaraindividudanbersama, memilikivisidantujuan yang spesifik, sertaadanyapemberianumpanbalik.Workadalahkegiatan yang dijalanan oleh tiap individu yang telah memenuhi syarat kesepahaman didalam team itu sendiri.Sehinggadapatdiketahuibahwateamwork merupakan suatu kerja samaantara 2 sampai 20 orang yang telahmemenuhisyaratuntukdapatmencapaikesinergiandansalingmemengaruhisatusamalainnya.
KEKUATANTEAMWORK (KERJA SAMA)
Menurut Wilkes (dalam Maxwell,2010) terdapatkekuatanyangdihasilkandariteamwork (kerjasama) diantaranyaadalahsebagaiberikut:
1.      Denganjumlah orang yang lebihdarisatu, makaakanlebihbanyaksumberdaya, ide, danenergi.
2.      Mampumemaksimalkanpotensidanmeminimalkankelemahansebabkekuatandankelemahanakanjauhlebihterlihatketikahanyaseorangdiri.
3.      Sudutpandangmengenaicarapemenuhankebutuhanataumencapaitujuanmenjadilebihluas.
4.      Adanyaketerkaitanemosional, salingberbagikebanggaandalamkemenanganserta rasa bersalahdalamkekalahan.
5.      Meningkatkan rasa tanggungjawabsebabindividusalingterkaitsatusama lain.
6.      Hasiljauhlebihbesardibandingkanyandihasilkansecara individual.

CARA MEMBANGUN TEAM WORK (KERJA SAMA)
1.      Mengenali diri sendiri dan memahami orang lain
sebelum individu itu membentuk satu team individu tersebut harus mengenali pribadinya, kemampuan, minat, dan kekuranganya sendiri terlebih dahulu sebelum mengenali pribadi orang lain.
2.      Membangun sikap saling percaya (Trust):
Suatu penelitian menunjukan bahwa kepercayaan mempunyai pengaruh yang nyata pada efektiviatas pada kelompok. Pemimpin dan anggota team harus saling mendorong pengembangan diri dan mendorong terciptanya kepercayaan pada tiap anggota dan mengahargai rekan satu team.
3.      Tidak merendahkan kemampuan orang lain
4.      Memiliki pemimpin yang bertanggung jawab
Pemimpin yang bertanggung jawab adalah pemimpin yang memahami dan mengomunikasikan visi team, menetapkan sasaran team, menjadi teladan bagi bawahanya, menujukan jalan yang harus dilalui dan memotivasi anggota team.
5.      Membentuk sistem komunikasi yang efektif
Komuniikasi yang baik akan mempercepat peneyelesaian permasalahan yang ada serta mengarahakan pada performa yang semakin baik.
6.      Menentukan peran dan tugas yang tepat bagi individu
7.      Membuat aturan main yang disepakati
Tujuan utama dari aturan tersebut adalah untuk menjaga arah kerja guna mencapai visi misi yang sama jika tidak ada aturan maka para anggota bertindak seenaknya mengatasikonflik yang terjadi.
8.      Mengatasi konflik yang terjadi
Dalam organisasi harus mencari jalan keluar yang terbaik untuk mengatasi konflik dalm kepentingan bersama dan tidak memihak padasalahsatupihak.

KESALAHAN KESALAHAN TEAM WORK (KERJA SAMA)
1.      Tidak memiliki visi dan misi yang jelas
2.      Tidak memiliki pemimpin yang efektif
Pemimpin yang tidak efektif dapat terjadi karena salah memilih orang, tidak dapat menemukan dan mengatasi permasalahan yang muncul, serta pemimpin tidak mampu mengevaluasi kemajuan untuk mencapai tujuan.
3.      Saling menyalahkan jika terjadi permasalahan
Fokuslah terhadap penyelesaian jalan keluar permasalahan yang dihadapi sebab saling menyalahkan hanya akan menguras energi
4.      Tidak adanya pembagian peran dan tugas
Pada suatuteam jika tidak adanya pembagian peran dan tugas ayang baik, hal tersebut disebabkan karena tidak efektifnya pemimpin yang ada.
5.      Ingin menang sendiri (individualis)
Di dalam suatu team, ketika anggota tidak dapat bersikap sebagai sebuah team, maka dapat di tawarka opsi berubah atau mengundurkan diri.
6.      Tidak melaksanakan hasil kesepakatan bersama
Apabila aturan atau kesepakatan tidak dilaksanakan, maka hal ini menjadi ciri sikap pembangkangan individualis. Untuk menyikapinya maka pemimpin harus tegas untuk memberikan punishment (sesuai kesepakatan)
7.      Tidak mau menerima kekurangan anggota yang lain
Pada dasarnya setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Maka dari itu yang perlu di fokuskan dalam sebuah team adalah memaksimalkan kelebihan sehingga dapat menjadi kekuatan team
8.      Tidak adanya evaluasi (controlling)yang efektif dan berkesinambungan
Ketika tidak ada kontrol, kerja anggota menjadi tidak terarah sehingga dengan adanya fungsi kontrol maka kerja team akan lebih efektif
9.      Penyelesaian konflik internal yang berlarut – larut
10.  Tidak adanya motivasi dalam team
11.  Tidak adanya penghargaan (reward)
DAFTAR PUSTAKA
Bachroni,M. 2011. PelatihanPembentukan Tim untukMeningkatkanKohesivitas Tim padaKopertis V Yogyakarta.Diaksespadatanggal 7 April 2014 dari (http://jurnal.psikologi.ugm.ac.id/index.php/fpsi/article/view/20).
Fuad, I. A. & Sigit, M. 2007.Teamwork Games. Bandung: Progressio.
Jawwad, A. A. 2006. Manajemen Teamwork. Bandung: PT. Syaamil Cipta Media.
Kreitner, R. & Kinicki, A. 2005. Perilaku Organisasi Edisi 5. Jakarta: SalembaEmpat.

Maxwell,J.C.2010. Teamwork 101.Surabaya: Mic.

1 komentar: